Kamis, 02 Mei 2019

Explanation Of Gerund And Infinitive



Gerunds dan infinitives adalah kata kerja yang yang berposisi sebagai kata benda dalam sebuah kalimat. Gerunds dan infinitives dapat menggantikan kata benda sebagai objek dari suatu kata kerja dan dapat juga menjadi subjek dari sebuah kalimat. Pemilihan antara gerunds atau invinitives, meskipun terkadang saling menggantikan, didasarkan pada kata kerja kalimat tersebut.


A.      Perbedaan Gerunds dan Infinitives
Berikut ini beberapa perbedaan antara gerunds dan infinitives yang harus diperhatikan.
1.        Keduanya memang bisa digunakan sebagai subyek maupun komplemen dalam suatu kalimat. Namun, untuk komplemen, biasanya gerunds akan lebih sering atau lebih umum untuk digunakan.
2.        Terdapat beberapa kata yang memang harus diikuti gerunds (misalnya: admit, complete, deny, mention)  dan ada beberapa kata lain pula yang harus diikuti oleh to infinitive (misalnya: agree, decide, deserve, happen). Misalnya:
  • He admitted making  a mistake.
(Dia mengaku berbuat salah.)
  • He’s just completed filming his latest film.
(Dia baru saja menyelesaikan pembuatan film terbarunya.)
  • They certainly deserved  to  win that match.
(Mereka benar-benar layak memenangkan pertandingan itu.)
Pada ketiga contoh tersebut, gerunds dan infinitives tidak bisa saling bertukar posisi, karena kata “admit” dan “complete” hanya boleh diikuti gerunds, bukan infinitives. Begitu pula sebaliknya untuk contoh (c).  Itu berarti, mau tidak mau kalian perlu mengingat kata apa saja yang hanya boleh diikuti gerunds, kata apa saja yang hanya boleh diikuti infinitives, serta kata-kata yang boleh diikuti keduanya. Berikut beberapa contoh kata-kata tersebut:
  1. Harus diikuti gerunds: advise, avoid, deny, finish.
  2. Harus diikuti infinitives: agree, choose, decide, happen, get.
  3. Boleh keduanya, tanpa mengubah arti: continue, begin, like, love, hate, prefer, start.
  4. Boleh keduanya, namun artinya bisa berubah: remember, stop, forget.


B.       Gerund adalah sebuah kata benda yang terbentuk dari kata kerja yang diberi akhiran –ing. Kita bisa menggunakan Gerund sebagai “Subject”, “Complement”, atau “Object” dalam seuah kalimat.
Contoh:
  1. Reading makes me happy. Sebagai “Subjek”
  2. Hera’s hobby is readingSebagai “Komplemen”
  3. My father really likes readingSebagai “Objek”
Gerund bisa berubah bentuk menjadi negative dengan menambahkan "not."
Contoh:
  1. Henree enjoys not working.
  2. The best thing for our hearts is not smoking.

C.       Infinitive adalah “to” yang ditambahkan pada kata kerja (Verb). Sama seperti Gerund, Infinitive dapat digunakan sebagai “Subject”, “Object”, dan “Complement” dari sebuah kalimat.
Contoh:
  1. To learn is so important for everyone. Sebagai “Subjek”
  2. The most important thing in the world is to learnSebagai “Komplemen”
  3. Henra always wants to learnSebagai “Objek”
Infinitive bisa berubah bentuk menjadi negative dengan menambahkan "not."
Contoh:
  1. They decided not to go last night.
  2. The most important thing in life is not to give up.

D.      Gerund dan Infinitive dapat digunakan sebagai subjek atau komplemen dari sebuah kalimat. Namun, jika berposisi sebagai subyek atau pelengkap / komplemen, gerund biasanya terdengar lebih umum dalam bahasa Inggris, sedangkan infinitive jarang digunakan pada ke dua posisi tersebut atau bahkan bisa dibilang lebih abstrak. Pada contoh-contoh di bawah ini, gerund terdengar lebih alami dan lebih umum dipakai dalam bahasa sehari-hari dibandingkan infinitive. Penggunaan Infinitive dalam bahasa sehari-hari lebih bemakna kemungkinan atau potensi terhadap sesuatu dan lebih terdengar filosofis. Jika ini Nampak membingungkan, ingat saja bahwa 90 % kata benda atau komplemen yang berasal dari kata kerja menggunakan Gerund.
Contoh:
1.    Learning is so important for everyone. Subjek yang tampak normal
2.    To learn is so important for everyone. Subjek abstrak / tidak umum dipakai
3.    The most important thing in our lives is learningKomplemen yang nampak normal
4.    The most important thing in our lives is to learnKomplemen bstrak / tidak umum dipakai

E.       Gerund atau Infinitive sebagai objek dalam sebuah kalimat cenderung lebih sulit. Pada situasi-situasi tertentu Gerund dan Infinitive tidak bisa saling menggantikan karena biasanya dalam hal ini kata kerja (verb) lah yang menentukan apakah kita harus memakai Gerund atau Invinitive.
Contoh:
  1. He enjoys reading"Enjoy" diikuti gerund.
  2. He wants to come"Want" diikiuti infinitive.

F.        Beberapa kata kerja diikuti gerund sebagai object. 
Daftar kata kerja (verb) yang harus diikuti gerund sebagai objek
1.    Wajib diikuti oleh gerund
2.    Diikuti oleh gerund atau a noun + an infinitive
3.    Diikuti oleh gerund atau infinitive dengan perbedaan arti
4.    Diikuti oleh gerund atau infinitive dengan arti yang hamper sama

Admit, adviseallow, anticipate, appreciate, avoid, begincan't bear, can't help, can't see, can't standcease, complete, consider, continue, defend, delay, deny, despise, discuss, dislike, don't mind, dreadencourage, enjoy, finishforgethate, imagine, involve, keep, likelove, mention, mind, miss, needneglectpermit, postpone, practice, preferproposequit, recall, recollect, recommend, regretremember, report, require, resent, resist, risk, startstop, suggest, tolerate, try, understand, urge.

Contoh:
1.    My mother suggested studying seriously.
2.    Mary keeps talking about the secret.

G.      Menentukan bentuk gerund atau infinitive yang harus dipakai ketika mengikuti kata kerja tertentu memang terkadang dirasa sulit, terlebih untuk kita yang baru saja belajar bahasa Inggris. Selain itu, gerund dan infinitive juga sering memiliki makna ynag berbeda sehingga kita harus mencermati perbedaan makana itu jika kita ingin menggunakan gerund atau infinitive tersebut dengan benar. Perhatikan beberapa contoh perbedaan makna dari gerund dan infinitive dibawah ini:

begin
"begin" dalam non-continuous tenses,anda dapat memakai gerund atau infinitive.
"begin" dalam continuous tenses, harus diikuti infinitive.
dread
Biasanya "dread" diikuti gerund.
"Dread" biasanya diikuti infinitive jika bertemu kata kerja  "think" or "consider."
forget
"forget" diikuti gerund, bearti "lupa bahwa anada telah melakukan sesuatu.(Past)
"forget" diikuti infinitivebearti "lupa bahwa anda harus melakukan sesuatu di masa depan.(Future)
keep
"Keep" dengan gerund berrati anda melanjutkan / terus-menerus melakukan sebuah kegiatan.
"Keep" dapat diikuti objek + infinitive, dalam konteks ini invinitive tersebut akan berarti “agar”.
need
(The house needs cleaning."need" diikutigerund jika subjeknya benda /  jika kalimat tersebut berarti passive.
(He needs him to call his boss."Need"  diikuti infinitive atau object + an infinitivejika subjeknya orang.
regret
"Regret" normalnya diikuti gerund.
"Regret" biasanya diikuti infinitive "to inform."
remember
"remember" diikuti gerund berari mengingat sesuatu yang sudah dilakukan (Past).
"remember" diikuti infinitive berari mengingat sesuatu yang harus dilakukan di masa depan (Future).
start
"start" dalam non-continuous tenses,anda dapat memakai gerund atau infinitive.
"startdalam continuous tenses, harus diikuti infinitive. Pada situasi yang lain pemakaian infinitive pada verb ini berarti anda tidak menyelesaikan apa yang sudah anda mulai.
stop
"Stop" normalnya diikuti gerund.
Jika "stop" diikuti infinitive,maka infinitivetersebut berarti agar / untuk melakukan kegiatan yang lain…
try
"Try + gerund" berarti mencoba sebuah eksperimen dengan metode yang lain, atau mencoba melakukan sesuatu namun anda tidak ingin melakukannya lagi.
"try to do" anda ingin melakukannya namun anda tidak berhasil. Infinitive dalam konteks ini juga berti anda menyuruh seseorang melakukan sesuatu, namun mereka tidak dapat menyelesaikannya.


H.      Gerund sering dapat diperjelas dengan kata ganti kepemilikan seperti posesif seperti his, her, its, your, their, our, John's, Mary's, the machine's, dan sebagainya. Hal ini memperjelas siapa atau apa yang melakukan tindakan yang diungkapkan dengan Gerund tersebut.
Contoh:
  1. I enjoyed his singingHe was singing.
  2. She doesn't understand his talkingHe talked unclearly.
  3. Sam resented Debora's coming late to the party. Debora came late to the party.
  4. We discussed the machine's being broken. The machine is broken.

I.          Kata kerja “go” biasanya diikuti Gerund  (go + gerund) untuk mengekspresikan kata-kata tentang olah raga dan aktifitas-aktifitas rekreasi lainya.
Contoh:
1.    go fishing every weekend.
2.    Would you ever go snowboarding?

J.         Beberapa kata kerja diikuti oleh sebuah kata benda (Noun) dan Infinitive. Pada beberapa situasi, keberadaan kata benda yang ada sebelum Infinitive adalah keharusan namun pada situasi lain keberadaan kata benda tersebut tidak diwajibkan.
Daftar kata kerja yang diikuti oleh kata benda (Noun) + an Infinitive
1.         Wajib diikuti oleh a noun + an infinitive
2.         Dapat diikuti oleh gerund atau a noun + an infinitive (Sehingga tidak wajib ada noun)
3.         Dapat diikuti oleh infinitive atau a noun + an infinitive (Sehingga tidak wajib ada noun)

adviseallow, cause, convince, enable, encourage, force, get (cause to), hire, invite, order, permit, remind, require, tell, urge, warn, ask, choose, expect, need, prepare, promise, threaten, want, wish, would like

Contoh:
1.         The man ordered his son to studyWajib ada kata benda
2.         She asked to come in time. Tidak wajib ada kata benda
3.         She asked him to come in time. Tidak wajib ada kata benda

K.      Gerund digunakan setelah preposisi / kata depan seperti for, on, in, at, to, after, about, dll bukan Infinitive. Biasanya preposisi ini muncul bersama dengan kata kerja (Phrasal Verb) misalnya look forward to, look up to, add up to, give up, dll. Yang perlu diingat, preposition “to” terkadang nampak seperti infinitive, namun kita harus dapat memahami bahwa “to” yang bertugas sebagai preposisi harus tetap diikuti gerund.
Contoh:
1.         They admitted to committing the crime.
2.         Leslie made up for forgetting my birthday.
3.         He is thinking about studying abroad.

Dalam bahasa Inggris, banyak sekali kata sifat (Adjective) yang selalu muncul dengan preposisi tertentu begitupun dengan beberapa kata benda (Noun) yang selalu diikuti oleh preposisi tertentu. Ke dua kombinasi tersebut juga harus diikuti Gerund. Kita( hanya perlu mengingat bahwa setiap preposisi, jika diikuti kata kerja maka kata kerja tersebut harus berbentuk Gerund. Namun jika ingin mengingat kombonasi noun / adjective + presposition manakah yang biasanya diikuti gerund, perhatikan tabel di bawah ini.
Daftar Kombinasi Adjective + Preposition yang Diikuti oleh Gerunds

accustomed to, addicted to, afraid of, anxious about, bored of, capable of, committed to, concerned about, content with, dedicated to, devoted to, disappointed with, discouraged by, excited about, famous for, fond of, frightened of, guilty of, happy about, interested in, involved in, known for, opposed to, proud of, remembered for, responsible for, scared of, terrified of, tired from, tired of, worried about

Daftar Kombinasi Noun + Preposition yang Diikuti oleh Gerunds

addiction to, advantage of, anxiety about, belief in, credit for, dedication to, delay in, devotion to, disadvantage of, experience in, fear of, fondness for, habit of, interest in, knowledge of, love of, memory of, preference for, process of, reaction to, reason for, regret for, report on, reputation for, responsibility for, story about, talent for

Contoh:
1.    Riko is scared of driving. (adjective + preposition)
2.    Nickie is anxious about facing the final exam. (adjective + preposition)
3.    Her interest in becoming a volunteer was well known. (noun + preposition)
4.    Thomas' story about seeing a was really exciting. (noun + preposition)






Kasus Pelanggaran Perjanjian Kontrak PT Indoritel Makmur Internasional Tbk - PT IBU

Perjanjian Kontrak  Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain...