A.
Penjelasan
Passive Voice
Passive
voice merupakan struktur kalimat penulisan dalam bahasa Inggris yang mana
subject (pelaku) dari kalimat tersebut dikenakan suatu pekerjaan/aksi. Tidak
seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi (doer of
action), bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil
dari suatu aksi tersebut (receiver of action).
Passive
voice tidak hanya ada dalam bahasa Inggris saja, dalam bahasa Indonesia kita
mengenal Kalimat Pasif dengan perubahan yang sangat simple yaitu imbuhan di- /
ter-. Misalkan Rini membaca sebuah novel (kalimat aktif) novel dibaca oleh Rini
(kalimat pasif).
Contoh:
Active : My parents plant some flowers (Pelaku aksi)
Passive
: Some flowers are planted by my parents (Penerima aksi)
Umumnya,
kalimat aktif yang bisa ditransformasi menjadi kalimat pasif berbentuk kalimat
aktif yang mengandung transitive verbs (kata kerja yang memerlukan objek
langsung) seperti make, bring, buy, write dan sebagainya. Sebaliknya, kalimat
pasif yang mengandung intransitive verbs (kata kerja yang tidak memerlukan
objek langsung) seperti cry, swim, go, arrive, dan die tidak bisa diubah
menjadi kalimat pasif. Namun, apabila intransitive verbs tersebut diikuti oleh
preposition, ada kemungkinan kalimat tersebut bisa diubah menjadi kalimat pasif
tetapi kalimat pasif yang terbentuk akan sangat kaku.
B.
Pola
Passive Voice
Perubahan
active voice ke passive voice tidak semudah perubahan kalimat aktif ke dalam
kalimat pasif dalam bahasa Indonesia.
Pola:
S
+ Be + Verb-3 + By Agent
Ket:
S:
Subjek
Be:
Tobe
Verb-3:
Kata kerja bentuk ketiga
By
Agent: Pelaku
Contoh:
Rini reads
Novel. (Active Voice)
[S]
[V1] [Object]
Novel is
read by Rini. (Passive Voice)
[S] [to be]
[V3] [by agent]
Dalam
pembuatan kalimat passive voice, kita tidak akan lepas dengan yang namanya
tenses.
C.
Fungsi
Passive Voice
Kalimat
pasif atau lebih sering kita dengar dengan passive voice digunakan untuk
menunjukkan ketertarikan pada seseorang atau objek yang dikenai tindakan dan bukan
seseorang atau objek yang melakukan tindakan. Dengan kata lain hal-hal atau
orang yang terpenting akan menjadi subjek kalimat.
Contoh
: “The museum was built in 1879.” Kalimat ini bermakna bahwa kita tertarik
dengan museum nya, bukan siapa yang membangun museum tersebut.Sometime,
kita juga membuat kalimat pasif atau passive voice karena kita tidak mengetahui
atau tidak ingin menyatakan siapa yang melakukan tindakan.
Contoh
nya sebagai berikut : “My cycle has been stolen”
Catatan
penting dalam kalimat pasif atau passive voice yaitu kalimat ini sering digunakan
dalam teks berbentuk formal.
Contoh
kalimat nya yaitu :
Kalimat
pasif : “Waste materials are disposed of in a variety of ways.”
Kalimat
aktif : “The city disposes of waste materials in a variety of ways.
Tetapi,
jika ingin menyatakan siapa atau apa yang melakukan tindakan dalam kalimat
pasif (passive voice) kita menggunakan preposisi by. Dan ketika kita mengetahui
siapa yang melakukan tindakan itu dan tertarik dengan subjeknya, lebih baik kita
mengubahnya ke dalam bentuk kalimat aktif atau active voice.
Contoh
kalimat sederhana seperti kalimat berikut : “The horror movie was directed by
Jack Evelin”. Kalimat tersebut adalah contoh dalam kalimat pasif, sedangkan
kalimat aktif atau active voice nya yaitu “Jack Evelin directed the horror
movie”.
D.
Rumus
Passive Voice
1.
Simple
Present Tense
Aktif
: S + Verb 1 + Object
Pasif
: Subject + Am/Is/Are + Verb 3 + by + Object
Contoh
Dalam Kalimat :
Aktif
: She buys a new bike
Pasif
: A new bike is bought by her
2.
Present
Continuous
Aktif
: S + to be (am, are, is) + Verb ing + O
Pasif
: S + to be (am, are, is) + being + V3 + by + O
Contoh
Dalam Kalimat :
Aktif
: She is eating cake
Pasif
: Cake is being eaten by her
3.
Present
Perfect Tense
Aktif
: S + have + V3 + by + O
Pasif
: S + have/has + been + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She has eaten a cake
Pasif
: A cake has been eaten by her
4.
Present
Perfect Continuous Tense
Aktif
: S + have/has + been + V1-ing + O
Pasif
: S + have/has + been + being + V3 + by + O
Contoh
Dalam Kalimat :
Aktif
: She has been eating a cake
Pasif
: A cake has been being eaten by her
5.
Simple
Past Tense
Aktif
: S + V2 + O
Pasif
: S + to be (was, were) + V3 + by + O
Contoh
Dalam Kalimat :
Aktif
: She ate a cake
Pasif
: A cake was eaten by her
6.
Past
Continuous Tense
Aktif
: S + to be (was, were) + V1-ing + O
Pasif
: S + to be (was, were) + being + V3 + by + O
Contoh
Dalam Kalimat :
Aktif
: She was eating a cake
Pasif
: A cake was being eaten by her
7.
Past
Perfect Tense
Aktif
: S + had + V3 + O
Pasif
: S + had + been + V3 + by + O
Contoh
Dalam Kalimat:
Aktif
: She had eaten a cake
Pasif
: A cake had been eaten by her
8.
Past
Perfect Continuous Tense
Aktif
: S + had + been + V1-ing + O
Pasif
: S + had + been + being + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She had been eaten a cake
Pasif
: A cake had been being eaten by her
9.
Simple
Future
Aktif
: S + will not + V1 + O
Pasif
: S + will be + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She will eat a cake
Pasif
: A cake will be eaten by her
10.
Future
Continuous
Aktif
: S + will + be + V1-ing + O
Pasif
: S + will + be + being + V3 + by + O
Contoh
Dalam Kalimat :
Aktif
: She will be eating a cake
Pasif
: A cake will be being eaten by her
11.
Future
Perfect Tense
Aktif
: S + will + have + V3 + O
Pasif
: S + will + have + been + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She will have eaten a cake
Pasif
: A cake will have been eaten by her
12.
Future
Perfect Continuous Tense
Aktif
: S + will + have + been + V1-ing + O
Pasif
: S + will + have + been + being + V3 + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She will have been eating a cake
Pasif
: A cake will have been being eaten by her
13.
Simple
Past Future Tense
Aktif
: S + would + V1 + O
Pasif
: S + would + be + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She would eat a cake
Pasif
: A cake would be eaten by her
14.
Past
Future Continuous Tense
Aktif
: S + would + be + V1-ing + O
Pasif
: S + would + be + being + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She would be eating a cake
Pasif
: A cake would be being eaten by her
15.
Past
Future Perfect Tense
Aktif
: S + would + have + V3 + O
Pasif
: S + would + have + been + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She would have eaten a cake
Pasif
: A cake would have been eaten by her
16.
Past
Future Perfect Continuous
Aktif
: S + would + have + been + V1-ing + O
Pasif
: S + would + have + been +being + V3 + by + O
Contoh
dalam kalimat :
Aktif
: She would have been eating a cake
Pasif
: A cake would have been being eaten by her
E.
Kalimat
Yang Tidak Dapat Dipasifkan
Sebagaimana
kita ketahui bawah hanya active voice (kalimat aktif) yang menggunakan verb
(kata kerja) transitif (yang membutuhkan object) saja yang bisa dipasifkan.
Misalkan:
He
steals the television. (active voice)
the
television is stolen by him. (passive voice)
Kalimat
aktif di atas merupakan kalimat yang mengandung verb transtif yaitu 'steal' dan
objek 'television'. Sebagaimana penjelasan di atas bahwa kalimat yang
mengandung transtif verb itu lah yang bisa dipasifkan. Tapi tidak semua kalimat
bahasa Inggris bisa dipasifkan. Berikut ini merupakan jenis-jenis kalimat
tersebut.
1.
Kalimat Nominal
Kalimat
Nominal adalah kalimat bahasa Inggris yang membutuhkan tobe (am, is, are, was,
were) sebagai kata kerja utama. Contoh:
I
am beautiful.
He
is sad.
They
were tired.
Jenis
kalimat tersebut di atas tidak dapat dipasifkan.
2.
Kalimat Yang Menggunakan Intransitive Verb
Jenis
kalimat yang ke dua yang tidak bisa dipasifkan adalah jenis kalimat yang
mengandung verb (kata kerja) intransitif atau kata kerja yang tidak membutuhkan
objek. Contoh:
I
sleep there.
He
arraives at home.
She
dies.
Verb
(kata kerja) intransitive seperti 'sleep', 'arrive' dan 'die' yang tidak memiliki
objek tidak bisa dipasifkan.
3. Kalimat yang menggunakan Transitive Verb
tertentu.
Saat
kita ingin membuat kalimat pasif sarat utamanya adalah menggunakan Transitive
Verb (kata kerja yang membutuhkan objek). Namun, ada pengecualian untuk
Transitive Verb dibawah ini yang memang tidak bisa dipasifkan walaupun termasuk
kedalam Transitive Verb. Transitif Verb di bawah ini termasuk ke dalam Stative
Verbs, Seperti:
Lack
(kurang) : Your mother lacks tact.
Fit
(pas) : My shoes don't fit me.
Suit
(Cocok) : This dress suits me well.
Have
(memiliki) : They have a nice house.
Resemble
(mirip) : Sylvia resembles a Greek goddness.
Jika
sebuah kalimat aktif terdapat verb transitive seperti di atas (lack, fit, suit,
have, dan resemble) termasuk kalimat aktif yang tidak dapat dipasifkan.
F.
Penggunaan
& Contoh Passive Voice
Kalimat
pasif umumnya digunakan dalam kondisi sebagai berikut:
Ketika
pelaku aksi (doer of action) tidak diketahui
|
· My
money has been stolen.
Dalam
contoh passive voice ini, pembicara tidak mengetahui siapa yang mencuri
dompetnya.
|
Ketika
pelaku aksi (doer of action) sudah jelas dan tidak perlu disebutkan
|
· Wheat
is grown in Karawang.
Dalam
contoh ini, sudah sangat jelas bahwa petani adalah pelaku aksi atau orang
yang menanam gandum.
|
Ketika
tidak ingin memberitahukan siapa pelaku aksi (doer of action)
|
· Mistakes
were made.
Dalam
contoh ini, pembicara tidak mau memberitahu siapa yang melakukan kesalahan.
|
Ketika
pelaku aksi (doer of action) adalah semua orang (people in general)
|
· Transjakarta
is used as an alternative means of transportation to avoid traffic jam.
Dalam
contoh ini, pelaku aksi adalah semua orang karena transjakarta dapat
digunakan oleh masyarakat luas.
|
Ketika
pelaku aksi telah disebutkan pada kalimat sebelumnya (apabila terdapat di
suatu paragraf)
|
· Mr.
Han caught Ari cheating on the test. Ari was given punishment immediately.
Dalam
contoh passive voice ini, Mr. Han sebagai pelaku aksi sudah disebutkan
sebelumnya sehingga tidak perlu ditambahkan pada kalimat kedua.
|
G.
Pelaku
Aksi dalam Passive Voice
Dalam
beberapa kondisi penggunaan passive voice, by-phrase (frasa yang menyatakan
pelaku aksi) tidak digunakan karena beberapa alasan sebagaimana tertulis di
atas. Namun, sebenarnya kita dapat memasukkan pelaku aksi jika informasi
tersebut sangat penting atau dalam kondisi sebagai berikut :
Ketika
terdapat informasi baru (kalimat kedua).
|
· Bottled
water comes from mountain water. It is produced by water company.
|
Ketika
mengetahui nama jelas pelaku aksi atau pelaku aksi adalah orang terkenal.
|
· Siti
Nurbaya was written by Marah Roesli.
|
Ketika
identitas pelaku aksi sangat mengejutkan atau tidak dikira-kira.
|
· It
is hard to believe that this beautiful jazz melody was composed by an
eight-year-old.
|
H. Passive Voice dengan Get
Kata
get dapat juga digunakan pada kalimat pasif untuk menggantikan to be
(am/is/are). Biasanya kalimat pasif dengan kata get digunakan pada percakapan
informal. Sama seperti ketika menggunakan to be (am/is/are), bentuk get yang
digunakan juga harus disesuaikan dengan tense kalimat.
Subject
+ to be + past participle (pp)
|
||
Tense
|
Rumus
Passive Voice
|
Contoh
Passive Voice
|
Simple
Present
|
get/gets
+ pp
|
get
treated
|
Present Continuous
|
am/is/are
getting + pp
|
is
getting treated
|
Simple
Past
|
got
+ pp
|
got
treated
|
Past
Continuous
|
was/were
getting + pp
|
was
getting treated
|
Present
Perfect
|
has/have
gotten + pp
|
has
gotten treated
|
Past
Perfect
|
had
gotten + pp
|
had
gotten treated
|
Simple
Future
|
will
get + pp
|
will
get treated
|
Future Continuous
|
am/is/are
going to get + pp
|
is
going to get treated
|
Future
Perfect
|
will
have gotten + pp
|
will
have gotten treated
|
I.
Penulisan By Agent
Dalam
penulisan passive voice, kita biasanya menggunakan 'By' untuk menunjukan agent
atau pelaku - orang atau benda yang melakukan pekerjaan atau yang menyebabkan
sesuatu terjadi. Penulisan 'By Agent' pada kalimat passive voice ditujukan
karena untuk menambah informasi dalam kalimat passive voice tersebut. Contoh:
This
house was built by my grandfather.
This
great novel was written by JJ. Tolkien
Tetapi
tidak semua kalimat passive voice harus mencantumkan 'By Agent'. Kita boleh
tidak menyertakan 'By Agent' dalam pembuatan passive voice jika orang atau
benda yang melakukan pekerjaan tidak diketahui atau tidak penting. Contoh:
A
lot of money was stolen in the robbery. (Tidak diketahui pelakunya)
The road is cleaned everyday. (Tidak terlalu penting pelakunya)
The road is cleaned everyday. (Tidak terlalu penting pelakunya)
Referensi:
- Azar, Betty Schrampfer. 2002.English Grammar : Third Edition. New York: Longman.
- Coghill, Jeffrey and Stacy Magendanz. 2003. English Grammar. New York: Wiley Publishing, Inc.
- Murphy, Raymond. 2003. English Grammar in Use. New York: Cambridge University Press.
- Swan, Michael. 2005. Practical English Usage. New York: Oxford.
- Riggenbach H., & Samuda V. (2000). Grammar Dimensions 2: Form, Meaning, and Use. Boston: Heinle & Heinle.
- https://www.berpendidikan.com/2017/04
