Selasa, 02 April 2019

TENSES


Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa.




Berdasarkan waktu, Tenses dibagi dalam 3 patikan utama, yaitu
  1.         Sekarang (Present)
  2.       Dulu (Past)
  3.       Akan datang (Future)

Dari masing-masing 3 waktu tersebut dikategorikan menjadi 3 bagian berdasarkan cara mengerjakannya yaitu:
  1.   Simple (sederhana).Yaitu tidak ingin menunjukan bahwa pekerjaannya tersebut sedang dilakukan, telah dilakukan atau masih berlangsung
  2.   Continuous (sedang dilakukan). Yaitu, ingin menunjukan bahwa pekerjaannya tersebut sedang dilakukan
  3.  Perfect (telah dilakukan). Yaitu, ingin menunjukan bahwa pekerjaannya telah selesai dilakukan



Macam-macam Tenses
             A.    Present Tense

1.    Simple present tense  
Untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.
Rumus ;
·      Subject ( I, You, We, They ) 
          ( + ) Subject + V-1
                      ( – ) Subject + Do Not + V-1
                      ( ? ) Do + Subject + V-1



·      Subject ( He, She, It ) 
         ( + ) Subject + V-1s/Es
                     ( – ) Subject + Does Not + V-1
                     ( ? ) Does + Subject + V-1

              Contoh Kalimat :
       
         ( + ) Dodi Reads A Book
         ( – ) I Don’t Read A Book
         ( ? )  Does He Read A Book?

2.    Present Continuous Tense      
Untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung sekarang atau saat pembicaraan berlangsung
Rumus:
( + ) S + Tobe (Am, Is Are) + Verb I-Ing
( – ) S + To Be Not + Verb I-Ing
( ? ) To Be + S + Verb I-Ing

Contoh Kalimat :

( + ) She Is Cooking
( – ) She Is Not Cooking
( ? ) Is She Cooking

           
3.    Present Perfect Tense
Untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.
Rumus:
S + have (I, You, They, We) / has (She, He, It) + past participle (verb-3)

 Contoh kalimat:

-       I’ve read this book.
(Saya sudah membaca buku ini.)
-       I have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
-       They Have Walked To The Cinema.
(Mereka Telah Berjalan Ke Bioskop)
-       She Has Not (Hasn’t) Wanted Me Coming Here.
(Ia Perempuan Tidak Ingin Saya Dating Kesini)
-       The Students Have Studied Physic Well.
(Murid-Murid Itu Telah Belajar Pelajaran Fisika Dengan Sungguh-Sungguh)
-       The Teacher Has Not Come Yet.
(Guru Itu Belum Datang)
-       You Have Come To The School .
(Kamu Telah Datang Ke Sekolah)
-       Nobody Has Done Well.
(Tak Seorangpun Telah Melakukan Dengan Benar)


4.    Present Perfect Continuous Tense
Untuk mengungkapkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Biasanya aksi tersebut ada durasi waktu tertentu dan ada relevansinya dengan kondisi sekarang.
Rumus:
( + ) S + Has/Have + Been +  V1-Ing
( – ) S + Has/Have Not + Been + V1-Ing
( ? ) Has/Have + S + Been + V1-Ing

Contoh kalimat:

( + ) The toddlers have been playing a ball for an hour.
( - ) The toddlers have not been playing a ball for an hour.
( ? ) Have the toddlers been playing a ball for an hour?

( + ) She Has Been Eating
( – ) She Has Not Been Eating
( ? ) Has Shee Been Eating




                    B. Past Tense

1.    Simple Past Tense
Digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.
Rumus:
( + ) S + verb-2/be (was/were)
( – ) S + Did Not + V-1
( ? ) Did + Subject + V-1

Contoh kalimat:

( + ) Dodi Went To Beach Yesterday.
( – ) Dodi Didn’t Read A Book
( ? ) Did He Read A Book?

2.    Past Continuous Tense
Digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.
Rumus:
( + ) S + was/were + present participle (-ing)
( – ): S + Was/Were Not + Verb-Ing
( ? ): Was/Were + S + Verb-Ing

Contoh kalimat:

( + ) I Was Studying Last Nite
( – ) They Were Not Studying Last Nite
( ? ) Was She Studying  Last Nite





3.    Past Perfect Tense
Untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.
Rumus:
( + ) S + Had + V-3
( – ) S + Had Not + V-3
( ? ) Had + S + V-3

Contoh Kalimat :

( + ) The Taxi Had Left
( – ) The Taxi Had Not Left
( ? ) Had The Taxi Left?


4.    Past Perfect Continuous Tense
Digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu.
Rumus:
( + ) S+ Had + Been +Verb-Ing
( – ) S + Had Not + Been + Verb-Ing
( ? ) Had + S + Been + Verb-Ing

Contoh kalimat:

( + ) They Had Been Studying
( – ) They Had Not Been Studying
( ? ) Had They Been Studying?


C.    Future Tense

1.    Simple Future Tense
untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.
Rumus:
( + ) Subject +  Will + V-1
( – ) Subject + Will Not + V-1
( ? ) Will+ Subject + V-1

Menggunakan “Going To”:

( + ) S + Be (Am/Is/Are ) + Going To + V-1
( – ) S + Be (Am/Is/Are) Not  + Going To + V-1
( ? ) Be ( Am/Is/Are ) + S + Going To + V-1

Contoh kalimat:

( + ) Dodi Will Return The Book Tomorrow
( – ) I Will Not Buy A Book
( – ) Will You Buy A Book?

2.    Future Continuous Tense
Untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.
Rumus:
( + ) S + Will Be + Verb-Ing
( – ) S + Will Not Be + Verb-Ing
( ? ) Will + S + Be + Verb-Ing

Contoh kalimat:

( + ) She Will Be Studying
( – ) She Will Not Be Studying
( ? ) Will She Be Playing

3.    Future Perfect Tense
Untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu waktu pada masa mendatang.
Rumus:
( + ) S + Will + Have + V-3
( – ) S + Will Not + Have + V-3
( ? ) Will + S + Have + V-3

Contoh kalimat:

( + ) They Will Have Studied
( – ) They Will Not Have Studied
( ? ) Will They Be Studied?

4.    Future perfect continuous tense
Untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.
Rumus:
( + ) S + Will + Have + Been + Verb-Ing
( – ) S + Will Not + Have + Been + Verb-Ing
( ? ) Will + S + Have + Been + Verb-Ing

Contoh kalimat:

( + ) Doni Will Have Been Eating
( – ) Doni Will Not Have Been Eating
( ? ) Will They Have Been Eating?



                         D.   Past Future Tense


1.        Simple Past Future Tense
Untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada dimasa lalu.
Rumus:
Menggunakan Would:

( + ) S + Would + V-1
( – ) S + Would Not + V-1
( ? ) Would + S + V-1

Menggunakan Going:

( + ) S + Was/Were + Going To + V-1
( – ) S + Was/Were Not + Going To + V-1
( ? ) Was/Were + S + Going To + V-1

Contoh kalimat:

( + ) They Would Attend To This Seminar
( – ) They Were Not Going Attend To This Seminar
( ? ) Would They Attend

2.    Past Future Continuous Tense
Menyatakan Peristiwa Atau Yang Akan Sedang Dilakukan Atau Akan Sedang Terjadi Pada Masa Akan Datang Ketika Berada Di Masa Lalu.
Rumus:
( + ) S + Would/Should + Be + Verb-Ing
( – ) S + Would/Should Not + Be + Verb-Ing
( ? ) Would/Should + S + Be + Verb-Ing?

Contoh kalimat:

( + ) They Would Be Studying
( – ) They Would Not Be Studying
( ? ) Would He Be Studying?

3.    Past Future Perfect Tense
Untuk membicarakan suatu aksi yang tidak terjadi di masa lalu (conditional sentence type 3).
Rumus:
( + ) S + Would/Should + Have + V-3
( – ) S + Would/Should + Not + Have + V-3
( ? ) Would/Should + S + Have + V-3



Contoh kalimat:

( + ) This house would have been painted if all workers had came yesterday
( – ) It would not have been finished by the end of last month
( ? ) Would he have been delivered all my orders if i had paid my bill?

4.    Past future perfect continuous tense
Menyatakan Peristiwa Atau Tindakan Yang Akan Sudah Berlangsung Dalam Waktu Lama Pada Durasi Waktu Tertentu Di Masa Lalu.
Rumus:
( + ) S + Would/Should + Have + Been +  V-Ing
( – ) S + Would/Should + Not + Have + Been +  V-Ing
( ? ) Would/Should + S + Have +  Been + V-Ing

Contoh kalimat:

( + ) Dian Would Have Been Sleeping
( – ) Dian Would Not Have Been Sleeping
( ? ) Would She Have Been Sleeping?

Kamis, 12 April 2018

My Online Shop

Hi guys!
kali ini Saya akan memperkenalkan online shop yang Saya jalani saat ini 

1. Hijab - Gunai Hijab

Hijab instan yang diproduksi oleh Gunai Hijab merupakan hijab limited edition yang  pastinya sangat kekinian. 
Produksinya yang sangat dinantikan oleh gunaibers dan selalu mendapatkan respon positif dari konsumen, menambah reward bagi gunai hijab yang merupakan merek baru tetapi kini gunai hijab sudah dikenal oleh sebagian kaum hijabers terutama di kalangan mahasiswi di Jakarta.

Motif yang membuat pengguna sangat elegan, bahan yang berkualitas tinggi dengan model yang praktis, nyaman dan millenial tentunya untuk muslimah yang ingin tampil cantik sepanjang waktu.



Sudah hampir 4 bulan Gunai Hijab terbentuk, alhamdulillah kini Gunai Hijab Instan memiliki varian model yang sangat recomended untuk saat ini. 

Yang pertama adalah Instan Sania berbahan maxmara yang dipadukan dengan bahan diamond yang sangat nyaman digunakan karna tidak berbahan panas serta bahanya yang lembut, dengan model gaya yg dapat divariasikan oleh pengguna.

Produk kedua Gunai Hijab yaitu Instan Lyana dengan bahan diamond polos yang sangat mudah dan nyaman digunakan setiap hari maupun setiap saat.

Untuk produk ketiga Gunai Hijab, yaitu Palastri (Pashmina instan dengan tiga kancing) Inovasi Gunai untuk pengguna pashmina agar tampil cantik dengan lebih praktis dan anti ribet.

Berikut adalah account sosial dan market place dari Gunai Hijab 

A. Instagram ( @gunaihijab )




B. Market Place ( OLX )








Jadi, untuk kamu Gunaibers jangan sampai ketinggalan order produk Gunai Hijab sebelum kehabisan. Karna produk kami sangat limited edition dan selalu best seller.

Kalian pun akan sangat mudah untuk order produk kami karena Gunai Hijab sudah tersedia di market place OLX
Selain OLX, market place Gunai Hijab ada di Shopee, Bukalapak Tokopedia dan media sosial Instagram, dengan nama accountnya yaitu Gunai Hijab.

Saat ini Gunai Hijab juga menerima COD untuk daerah Jabodetabek. Dan untuk kamu yang ingin menjadi reseller untuk produk Gunai Hijab akan ada harga khusus untuk kamu :)

So, tunggu apa lagi?
Ayo di order....!!
Sebelum kehabisan.!
Kapan lagi bisa punya hijab instan yang kekinian, limited edition, simple dan pastinya dengan harga yang sangat murah. Pastinya hanya ada di Gunai Hijab!

2. Oriflame

Produk kecantikan yang sepanjang saat selalu trend di kalangan para wanita Indonesia maupun Mancanegara ialah salah satunya adalah Oriflame. Saya sebagai salah satu vendor Oriflame, selalu mempromosikan produk keluaran terbaru dari Oriflame di akun media sosial Saya, yaitu facebook.

A. Facebook (@Ajeng Putri Meijanavia)






Setiap bulannya, produk dari Oriflame selalu terupdate dengan promonya yang menggiurkan serta produk inovasi yang menarik para oriflamers. 
Jadi, jika ingin order produk oriflame, lebih mudah kunjungi langsung account facebook Saya (@Ajeng Putti Meijanavia) yang akan selalu up to date.

Selamat bershooping guys :)



Salam
Ajeng Putri Meijanavia

Jumat, 23 Maret 2018

Pengalaman Bisnis Saat Menjadi Mahasiswa



A.      Sejak SMA saya sudah senang berjualan,  saat itu yang Saya jual adalah selalu makanan, mulai dari kelas 2 SMA sampai dengan 3 SMA Saya menjajakan dagangan Saya di lingkungan SMA Saya. Dan saat Saya sudah lulus, kebiasaan Saya yang berjualan makanan terhenti karna Saya harus melanjutkan kuliah dan harus menyesuaian diri Saya di lingkungan baru. Saat ini Saya kuliah di prodi bisnis dan kewirausahaan, hal tersebut justru menjadi pendorong diri Saya untuk menjadi wirausahawan. Dan inilah pengalaman bisnis Saya setelah masuk kuliah:

1.        Oriflame
Berikut pertanyaan – pertanyaan mengapa Saya mengambil keputusan bergabung dengan oriflame?
a.         Kenapa Saya bersedia berjualan oriflame?
Saya gabung dengan oriflame sudah sekitar 5 bulan, dari bulan november awal di tahun 2017. Selain untuk menambah uang jajan Saya, banyak keuntungan yang Saya dapatkan selama berjualan oriflame namun  alasan utama Saya adalah di zaman saat ini oriflame salah satu brand terkenal dengan produk yang dapat dipercaya dan banyak diminati oleh kaum hawa, serta dengan berjualan oriflame dapat  melatih jiwa usahawan Saya, kepercayaan diri terhadap lakunya suatu barang. Masalah utama saya saat menjadi penjual makanan selama kurang lebih 1 tahun di SMA Saya, adalah kepercayaan diri. Dan di oriflame lah, kepercayaan diri Saya semakin di uji.

b.        Bagaimana proses jual belinya?
Proses jual beli di oriflame sangatlah mudah bagi Saya. Saya dapat menjual melalui online di media sosial, pembelian dapat dilakukan di web oriflame. Selain melalui media sosial, saya dapat menawarkan kepada calon konsumen dengan  face to face atau menyebarkan katalog untuk orang yang ada di sekitar Saya.

c.         Bagaimana penghasilan / omset yang Saya terima selama berjualan oriflame?
Di oriflame banyak keuntungan sebagai member. Banyak diskon dari berbagai kegiatan yang berkaitan dengan oriflame. Yaitu sebagai berikut:
·       Jika member membeli produk maka akan mendapatkan potongan harga 23% lebih murah dari harga katalog.
·       Jika kita berhasil menjual produk oriflame, maka kita akan mendapatkan keuntungan 30% dari harga katalog.
·       Jika penjualan kita mencapai 100 BP  (hasil penjualan mencapai 650 ribu) maka sebaagai penjual kita berhak mendapatkan bonus.
·       Jika kita merekrut member baru tidak akan mendapatkan bonus tetapi jika member yang kita rekrut tersebut mendapatkan orderan, maka kita yang telah merekrutnya akan mendapatkan bonus rupiah juga. Oriflame akan membayarkan sejumlah uang yang disebut komisi / bonus sesuai dengan levelnya, level di oriflame yaitu terdairi dari level konsultant, manager, director, dan seterusnya.
Bonus bisa berupa produk limited edition atau dalam bentuk rupiah yang akan di transfer ke rekening. Dan 5 bulan Saya bergabung dengan oriflame, selama Saya melakukan jual beli, alhamdulillah Saya sudah mendapatkan keuntungan, dari hasil penjualan Saya sebesar Rp. 873.600, selain mendapatkan 30% dari harga katalog, Saya juga mendapatkan bonus gratis parfume Eclat yang seharga Rp. 599.000.








2.        Gunai Hijab
Selain menjual oriflame, Saya juga membuat usaha hijab instan yang Saya jalankan bersama 3 orang teman kuliah Saya. Berikut pertanyaan – pertanyaan mengapa Saya mengambil keputusan membuat usaha hijab.
a.         Kenapa Saya bersedia membuat usaha hijab?
Bermula dari program kuliah yang mengadakan dana bergulir khusus untuk mahasiswa D3, di mana mahasiswa D3 harus membuat usaha jasa / barang yang akan di danaiin oleh kampus untuk jangka waktu selama 6 bulan. Saya dengan 4 orang teman Saya berencana membuat usaha hijab instant dan pada akhirnya kami membentuk Gunai Hijab sebagai usaha di program dana bergulir.
Kenapa hijab? Karena member Gunai Hijab terdiri dari 4 wanita dan 1 cowo, dengan mayoritas member Gunai adalah wanita yang semuanya berhijab, kita memutuskan untuk membuat usaha hijab instant. Selain faktor tersebut, di zaman milenial seperti saat ini, hijab sedang trend di kalangan kaum hawa.
Arti dari kata Gunai Hijab sendiri ialah “Yuu Gunaain Hijab” sebagai wanita muslimah, wajibnya menggunakan hijab, memotifasi kami untuk mengajak kaum hawa untuk berhijab dengan memproduksi hijab instant yang praktis dan kekinian.
Namun, masalah terjadi di Gunai Hijab, dengan faktor yang tidak kami ketahui dan kami tidak mengerti mengapa. Di saat sudah waktunya kampus memberikan dana untuk mahasiswa D3 menjalankan dana bergulir, disaat rencana produksi Gunai hijab sudah disusun secara matang, namun secara sepihak anggota Gunai Hijab dipecah oleh pembibing dana bergulir alias usaha Gunai Hijab tidak didukung oleh pihak kampus, dan saat itulah hilang harapan untuk Gunai Hijab launching produksi.
Gunai Hijab tidak berjalan di program dana bergulir di kampus, tetapi bukan berarti Gunai Hijab mati. Hanya kurang dari sebulan terhenti membahas mengenai Gunai Hijab namun kekecewaan atas keputusan kampus tidak membuat member Gunai Hijab menghilang di telan waktu, meskipun kecewa dan sempat hilang harapan, namun semangat, mimpi dan ambisi untuk menjalankan Gunai Hijab membuat Saya dengan teman-teman Saya merencanakan untuk menjalankan Gunai Hijab berdiri sendiri tanpa bantuan kampus ataupun orang lain. Ya, dengan cara itulah Gunai Hijab akan membuktikan bahwa keputusan kampus tidak mendukung Gunai Hijab adalah salah.

b.        Bagaimana proses jual belinya?
Proses jual beli pastinya dengan online melalui media sosial instagram dan broadcast chat. Selain online pastinya dengan cara offline yaitu menawarkan kepada teman atau orang terdekat produk Gunai Hijab secara face to face

c.         Bagaimana penghasilan / omset di Gunai Hijab?
Saat Gunai Hijab berencana untuk tetap produksi, anggota Gunai Hijab yang cowo, memutuskan untuk keluar. Sisalah 4 orang wanita yang akan menjalankan usaha Gunai Hijab. Saya dengan 3 teman Saya patungan untuk modal awal Gunai sebesar Rp. 200.000 ribu per individu. Terkumpulah Rp. 800.000 untuk modal awal Gunai Hijab. Meskipun modal awal lebih minim dibandikan dana yang diberikan kampus di dana bergulir, hal tersebut tidak mempengaruhi Gunai Hijab untuk gagal produksi.
Di tengah kesibukan anggota Gunai Hijab dengan jadwal kuliah yang semakin padat, namun Gunai Hijab tetap berjalan. Semenjak berdiri sendiri di akhir bulan februari 2018, sampai saat ini di pertengahan bulan maret, Gunai Hijab sudah mempersiapkan untuk memproduksi produk kedua.
Untuk permulaan produksi, member Gunai Hijab berkomitmen untuk tidak mendapakan pembagian laba, jikapun ada laba di hasil penjualan Gunai Hijab, laba tersebut akan dijadikan kas Gunai Hijab untuk menambah modal produksi selanjutnya.
Launching produk pertama Gunai Hijab disambut baik oleh konsumen karena produk pertama telah sold out seminggu sesudah launching. Penghasilan produk pertama Gunai Hijab sebesar Rp. 765.000 dengan biaya keseluruhan produksi sebesar Rp. 563.000.
Dan setelah launcing, Gunai Hijab mendapatkan banyak pemesanan dari konsumen yang mengharuskan Gunai Hijab memproduksi produk lebih lebih banyak lagi. Untuk produk kedua Gunai Hijab, dipastikan produksi akan terus meningkat dengan laba yang juga akan menigkat.




B.      Bagaimana rencana bisnis selanjutnya yang akan Anda jalankan?
Pertanyaan tersebut sudah Saya fikirkan sejak lama. Dari kedua bisnis yang Saya jalankan tersebut, akan memberikan banyak pelajaran untuk diri Saya pribadi. Rencana terdekat Saya untuk dunia bisnis yang saat ini Saya jalankan adalah
·           Menarik banyak konsumen untuk menggunakan oriflame dan semakin banyak pula konsumen oriflame yang akan order dengan Saya.
·           Mengembangkan usaha Gunai Hijab agar semakin banyak orang yang mengenal dan memakai produk dari Gunai Hijab.
Selain fokus dengan dua point tersebut, Saya pribadi berencana untuk membuat usaha  kerajinan di mana Saya sendirilah yang akan  menjalankan usaha itu. Dan rencana tersebut akan segera terealisasikan setelah Saya lulus kuliah D3.

"Fokus dan percaya diri kunci untuk mimpi Anda menjadi nyata"
-Ajeng Putri Meijanavia-

Kasus Pelanggaran Perjanjian Kontrak PT Indoritel Makmur Internasional Tbk - PT IBU

Perjanjian Kontrak  Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain...