Kamis, 15 Oktober 2020

TM-2 Teori Koperasi Indonesia Yang Terkait Dengan Pengertian Koperasi, Tujuan-Tujuan dan Prinsip-Prinsip Koperasi

            Definisi Umum Koperasi

Pengertian koperasi adalah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasionalkan oleh sekelompok orang dengan tujuan adanya pencapaian kepentingan bersama. Koperasi dioperasionalkan dengan berdasarkan pada sebuah kegiatan yang dilandaskan pada prinsip gerakan ekonomi rakyat dengan asas kekeluargaan.

Koperasi adalah sebuah badan usaha yang memiliki anggota dan setiap anggotanya akan mengemban tugas serta tanggung jawab dengan berpatokan pada prinsip koperasi dan didasarkan pada ekonomi kerakyatan sebagaimana asas kekeluargaan yang tercantum dalam Undang undang Nomor 25 tahun 1992 tentang koperasi.


Definisi Koperasi Menurut Ahli

1.       ILO

Menurut International Labour Organization (ILO), koperasi adalah perkumpulan orang, penggabungan orang yang didasarkan pada kesukarelaan, mempunyai tujuan ekonomi yang dapat dicapai, berbentuk suatu organisasi bisnis yang dikendalikan serta diawasi dengan demokratis dimana di dalamnya terdapat kontribusi yang adil pada modal yang dibutuhkan serta anggotanya nanti akan menerima risiko sekaligus manfaat yang seimbang dari koperasi yang bersangkutan.

2.       Chaniago

Arifinal Chaniago mengartikan koperasi sebagai suatu perkumpulan yang bekerja sama dalam menjalankan sebuah usaha secara kekeluargaan guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Pengelolaan sebuah koperasi, para anggotanya dapat dengan bebas untuk keluar dan masuk dari badan usaha tersebut.

3.       Dooren

P. J. V. Dooren berpendapat bahwa tidak ada definisi tunggal yang umumnya diterima, tetapi prinsip yang umum menjelaskan bahwa serikat koperasi adalah sebuah asosiasi anggota, baik pribadi atau perusahaan, yang telah secara sukarela datang bersama-sama dalam mengejar tujuan ekonomi umum.

4.       Mohammad Hatta (Bapak Koperasi Indonesia)

Pengertian koperasi menurut Bapak Koperasi Indonesia yaitu Mohammad Hatta dapat diartikan sebagai usaha bersama untuk memperbaiki  nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong.

5.       Munker

Arti koperasi oleh Munkner adalah organisasi berasaskan tolong menolong yang mengelola ‘urusniaga’ secara berkelompok. Tujuannya meningkatkan urusan ekonomi, berbeda dengan asas gotong royong yang bertujuan membangun kebutuhan sosial

6.    UU No 25 tahun 1992

Menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan emlandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan atas asas kekeluargaan

Tujuan Koperasi

Seperti yang disebutkan pada pengertian koperasi di atas, tujuan pembentukan koperasi adalah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para anggotanya. Selengkapnya, berikut ini adalah beberapa tujuan koperasi tersebut:

a.       - Untuk meningkatkan taraf hidup anggota koperasi dan masyarakat di sekitarnya.

b.      -  Untuk membantu kehidupan para anggota koperasi dalam hal ekonomi.

c.       -  Membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

d.       - Koperasi berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional.


Prinsip Dasar Koperasi

Dalam kegiatan operasionalnya, seluruh koperasi di Indonesia menggunakan prinsip-prinsip berikut ini:

·        -  Keanggotaan koperasi sifatnya terbuka dan sukarela.

·         - Proses pengelolaan koperasi harus dilakukan secara demokratis.

·        -  Pembagian sisa hasil usaha (SHU) harus mengedapankan rasa keadilan sesuai dengan kinerja dari masing-masing anggota.

·        -  Pemberian balas jasa kepada anggota disesuaikan dengan modal anggota tersebut.


Prinsip Koperasi menurut Munker

a.       Menurut Hans H. Munkner

Ada 12 prinsip koperasi yakni sebagai berikut :

·            · Keanggotaan bersifat sukarela

·           ·  Keanggotaan terbuka

·           · Pengembangan anggota

·           · Identitas sebagai pemilik dan pelanggan

·           ·Manajemen dan pengawasan dilakukan secara demokratis

·          · Koperasi sebagai kumpulan orang-orang

·          · Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi

·         · Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi

·         ·Perkumpulan dengan sukarela

·         ·Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan

·        · Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi

·        ·Pendidikan anggota

  

b.       Prinsip Koperasi menurut Rochdale

Prinsip ini dipelopori oleh 28 koperasi konsumsi di Rochdale, Inggris (1944) dan menjadi acuan bagi koperasi diseluruh dunia. Adapun unsur-unsurnya sebagai berikut :

·         Pengawasan secara demokratis

·         Keanggotaan yang terbuka

·         Bunga atas modal dibatasi 

·         Pembagian sisa hasil usaha (SHU) kepada anggota sesuai jasanya.

·         Penjualan sepenuhnya dengan tunai

·         Barang yang dijual harus asli dan tidak dipalsukan

·         Menyelenggarakan pendidikan kepada anggotanya sesuai prinsip koperasi

·         Netral terhadap politik dan agama


a.       Prinsip Koperasi menurut Raiffeisen

Menurut Freidrich William Raiffeisen (1818-1888) , dari Jerman , prinsip koperasi adalah sebagai berikut :

·       ·    Swadaya

·      ·    Daerah kerja terbatas

·      ·   SHU untuk cadangan

·      ·   Tanggung jawab anggota tidak terbatas

·      ·    Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan

·      ·     Usaha hanya kepada anggota

·      ·    Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang

  

d.       Prinsip Koperasi menurut Herman Schulze

Prinsip koperasi menurut Herman Schulze (1800-1883) adalah sebagai berikut.

·         Swadaya

·         ·   Daerah kerja tak terbatas

·        ·    SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota

·        ·   Tanggung jawab anggota terbatas

·        ·     Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan

·        ·     Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota


 

e.       Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 12 tahun 1967

Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 12 tahun 1967 adalah sebagai berikut.

·           ·     Sifat keanggotaannya sukarela dan terbuka untuk setiap WNI

·           ·   Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pencerminan demokrasi dalam koperasi.

·          ·     Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota

·          ·    Adanya pembatasan bunga atas modal

·          ·     Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat umumnya

·          ·     Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka

·          ·    Swadaya, swakarya, dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri.

 

 f.       Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992

·         Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992 adalah sebagai berikut.

·       ·    Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka

·       ·    Pengelolaan dilakukan secara demokrasi

·      ·     Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing

·      ·   Pemberian batas jas yang terbatas terhadap modal

·      ·     Kemandirian

·      ·   Pendidikan perkoperasian

·     ·     Kerja sama antar koperasi

Sumber

https://www.zonareferensi.com/pengertian-koperasi/

https://www.maxmanroe.com/vid/bisnis/pengertian-koperasi.html

https://www.scribd.com/presentation/49312434/BAB-II-koperasi?ad_group=725X1342Xc2e5aa3fbf59f1558b410966405eda3d&campaign=SkimbitLtd&keyword=660149026&medium=affiliate&source=hp_affiliate


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kasus Pelanggaran Perjanjian Kontrak PT Indoritel Makmur Internasional Tbk - PT IBU

Perjanjian Kontrak  Suatu perjanjian adalah suatu perbuatan dengan mana satu orang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain...